Senin, 09 Maret 2015

Jual Membran Ro - Membran Ro 2000 Gpd

Jual Membran Ro - Membran Ro 2000 Gpd


TDS ( TOTAL DISSOLVED SOLID ) DAN BESI (FERRUM)
    Salah satu faktor yang sangat penting dan menentukan bahwa air yang layak konsumsi adalah kandungan TDS (Total Dissolved Solid) atau total kandungan unsur mineral dalam air. Contoh unsur mineral dalam air adalah zat kapur, besi, timah, magnesium, tembaga, sodium, klorida, klorin dan lain-lain. Air yang mengandung TDS tinggi, sangat tidak baik untuk kesehatan manusia. Mineral dalam air tidak hilang dengan cara direbus. Bila terlalu banyak mineral nonorganic di dalam tubuh dan tidak dikeluarkan, maka seiring berjalannya waktu akan mengendap di dalam tubuh yang berakibat tersumbatnya bagian tubuh. Misalnya bila mengendap di mata akan mengakibatkan katarak, bila di ginjal akan mengakibatkan batu ginjal atau batu empedu, di pembuluh darah akan mengakibatkan pengerasan pembuluh darah , tekanan darah tinggi, stroke, dan lain lain.     Ada dua metode yang dapat digunakan untuk mengukur kadar TDS dalam larutan, yaitu secara gravimetrik dan electrical conductivity (ukuran kemampuan suatu bahan untuk mengahntarkan arus listrik). Prinsip penentuan TDS secara gravimetrik adalah sampel disaring dengan kertas saring yang mempunyai pori maksimum 2ƒ─śm, kemudian filtrat diambil dengan volume tertentu dan ditempatkan pada cawan, lalu dikeringkan di oven, setelah itu baru ditimbang beratnya dan dihitung untuk mendapatkan nilai kadarnya. Sedangkan prinsip electrical conductivity adalah alat dicelupkan ke dalam larutan dan secara otomatis akan keluar hasil kadarnya.
    Besi adalah logam dalam kelompok makromineral di dalam kerak bumi, tetapi termasuk dalam kelompok mikro dalam sistem biologi. Pada umumnya besi yang ada di dalam air dapat bersifat terlarut sebagai Fe2+ atau Fe3+. Dalam keadaan tereduksi ion besi di dalam air berada dalam bentuk fero ( ion besi dengan valensi II ). Apabila terdapat bahan oksidator atau karena pengaruh oksigen dari udara maka bentuk fero ini cepat teroksidasi menjadi ion feri (ion besi dengan valensi III) dan dapat bereaksi lagi menjadi oksida yang tidak larut. Dalam keadaan asam, dimana pH-nya kurang dari 3,5 maka ion feri akan melarut.
    Bahan ? bahan suspensi seperti limpur tanah liat dapat mengandung besi yang akan melarut dalam asam. Besi dalam air dapat menyebabkan noda ? noda pada pakaian, porselin dan sebagainya. Berdasarkan persyaratan kualitas air minum yang dibuat oleh Permenkes No.416/MENKES/PER/IX/1 99, kadar besi maksimum yang diperbolehkan sebesar 1,0 mg/L. Besi dapat larut pada pH rendah dan dapat menyebabkan air yang berwarna kekuningan, menimbulkan noda pada pakaian dan tempat berkembang biaknya bakteri creonothrinx, oleh sebab itu kadar besi tidak boleh lebih dari 1 mg/L, karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri tersebut dan dapat menimbulkan rasa serta bau.
    Salah satu metode untuk pengujian logam besi yang tepat adalah dengan menggunakan metode spektrofotometer serapan atom. Metode Atomic Absorbtion Spectrophotometre (AAS) atau Spektrofotometer Serapan Atom berprinsip pada absorbs cahaya oleh atom. Atom-atom menyerap cahaya tersebut pada panjang gelombang tertentu, tergantung pada sifat unsurnya. Dengan absorbsi energi, berarti memperoleh banyak energi suatu atom pada keadaan dasar dinaikan tingkat energinya ketingkat eksitasi. Keberhasilan analisis ini tergantung pada proses eksitasi dan memperoleh garis resonansi yang tepat

Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019
0821 4000 2080
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149


Pin BB: 29d2de88
             32dbbfb0

e-Mail:
adywater@gmail.com

Kantor :

Surabaya :

Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo ( Telp : 081330447814 )

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar